Manusia adalah makhluk sosial yang tak bisa hidup tanpa adanya orang lain. Manusia harus saling bantu membantu dan bekerja sama agar kehidupan ini berjalan dengan baik. Fitrah manusia tersebut menjadikan kita semua saling terikat dan saling membutuhkan satu sama lain.
Namun tidak semua manusia berpandangan yang sama seperti itu. Akan ada segelintir orang yang hanya memikirkan ego dan kepentingan diri sendiri. Mereka bahkan seakan-akan tidak peduli dengan keadaan dan perasaan orang lain. Yang ada dibenak mereka hanyalah kepuasaan pencapaian pribadi.
Jika ternyata demikian, di saat itulah kita harus mengenal yang namanya kemandirian. Kita tak bisa selamanya bergantung pada orang lain. Disaat oranglain tak bisa diandalkan, maka kita harus belajar mandiri untuk bisa melakukannya sendirian.
Terkadang kita berpikir apakah kita harus melakukan hal serupa seperti dirinya. Ibaratnya air tuba dibalas dengan air tuba juga. Egois dibalas dengan egois, atau tidak peduli dibalas dengan tidak peduli? Entahlah.
Namun alangkah baiknya kalau kita tidak melakukan hal yang sama sepertinya. Karena jika membalas perlakukan orang lain itu artinya kita termasuk kedalam orang yang pendendam.
Lebih baik kita melupakan dan terima kenyataan kalau kita saat ini harus bisa berdiri sendiri, di kaki kita sendiri. Walau terasa agak berat, namun ikhlas dan ambil hikmah-nya saja.
Setidaknya kita mulai paham bahwa tidak semua orang selalu ada untuk kita. Ingatlah bahwa bayanganmu sendiri saja akan meninggalkanmu saat gelap, apalagi manusia.
Jadi mulai saat ini belajarlah untuk harus bisa berdiri sendiri dan mandiri. Walaupun hidupmu saat ini masih terasa ramai, namun percayalah akan ada saatnya kita untuk merasa sendirian dan kesepian. Bukan hari ini, tapi nanti!.

No comments:
Post a Comment